ADAB DALAM BERBICARA

Di zaman sekarang ini, banyak anak-anak, remaja, bahkan orang tua sekalipun, yang akhlaknya sesama manusia,al-qur’an, bahkan kepada sang pencipta pun, sudah mulai melemah.

Mungkin karna zaman sudah semakin modern hingga kita terhipnotis dengan kenikmatan dunia,dan lupa bahwa kita hidup enak hingga saat ini karna adanya nabi kita Muhammad S.A.W. nabi yang di ciptakan untuk menyempurnakan akhlak,sebagaimana yang tertera dalam hadist riwayat ahmad…

إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخْلاقِ

“Bahwasanya aku di utus untuk menyempurnakan akhlak”

Banyak orang yang tidak sadar bahwa betapa besar perjuangan nabi kita, hingga beliau rela menumpahkan darah, di caci dan di maki demi melihat ummatnya bahagia.

HADIRIN YANG DI RAHMATI ALLAH

Dominan di zaman kita yang sekarang ini  adab yang sangat kurang ialah adab dalam berbicara, di mana ucapan- ucapan yang kurang enak di dengar, kurang bagus untuk di katakan, seperti “ANJAY” “ANJIM” kata ini sama saja kita seperti menyebut “ANJING” hanya beda “M” dan “NG” nya saja dan masih banyak lagi ucapan seperti ini malah di anggap biasa saja,bahkan sampai di viralkan di sosial media. Padahal nya dalam hadist sudah di terangkan.

Al Imam Tirmidzi meriwayatkan dalam Sunannya, dimana Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

مَا شَيْءٌ أَثْقَلُ فِيْ مِيْزَانِ الْمُؤْمِنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ خُلُقٍ حَسَنٍ وَإِنَّ اللهَ لَيُبْغِضُ الْفَاحِشَ الْبَذِيْءَ

“Sesungguhnya tidak ada sesuatu apapun yang paling berat ditimbangan kebaikan seorang mu’min pada hari kiamat seperti akhlaq yang mulia, dan sungguh-sungguh (benar-benar) Allah benci dengan orang yang lisannya kotor dan kasar.”
Hadist di atas sudah sangat jelas menyatakan bahwa sebelum kita berbicara perlu berfikir terlebih dahulu, apakah kata-kata tersebut baik untuk di ucapkan, atau mungkin hanya merugikan kita?

HADIRIN YANG DI RAHMATI ALLAH

Sering kita saksikan juga adab seorang anak kepada orang tuanya,banyak anak yang sering kali membentak orang tuanya, banyak anak yang lebih mementingkan gamenya daripada panggilan orangtua nya, apabila orangtua nya memanggilnya  untuk sholat, anak tersebut pura- pura tuli,atau bahkan marah terhadap orangtua nya,Padahal ALLAH sudah berfirman dalam Al-qur’an surah Al-isra ayat 23 juz 15 yang berbunyi.

وَقَضَى رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُواْ إِلاَّ إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلاَهُمَا فَلاَ تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّ وَلاَ تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلاً كَرِيمًا

“Dan tuhan-mu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain dia, dan hendak-lah berbuat baik kepada ibu bapak, jika diantara salah satu di antara ke-duanya atau ke dua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaan-mu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “AH” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkan-lah kepada keduanya perkataan yang baik.

HADIRIN YANG DI RAHMATI ALLAH

Mengucapkn kata “AH” saja kepada orang tua tidak di perbolehkan oleh agama, apalagi mengucapkan kata-kata yang memperlakukan mereka dengan lebih kasar daripada itu.

Oleh karna itu kita sebagai ummat muslim, kita sebagai hamba ALLAH marilah kita mengucapkan hal yang penting-penting saja, ucapkan apa yang baik untuk di ucapkan, karnak

سلامة الإنسان في حفظ اللسان

“Keselamatan manusia tergantung pada kemampuannya menjaga lisan.” (H.R. al-Bukhari).

baca juga =>> Pentingnya Berbakti Kepada Kedua Orang Tua

HADIRIN YANG DI RAHMATI ALLAH

Baiklah kesimpulan dari pidato saya,marilah kita sama-sama menjaga lisan, jangan sering bicara yang buruk-buruk,atau mungkin tidak ada topik pembicaraan yang baik, lebih bagusnya diam saja, agar kita terhindar dari segala keburukan.

Penulis: Nabila Dwi Putri

139 views


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *