Beriman Kepada Kitab-kitab Allah

DALIL-DALIL dan HIKMAH BERIMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH KELAS VIII MTs – Berikut ini adalah materi tentang Beriman Kepada Kitab-kitab Allah, yang diambil dari buku siswa Akidah Akhlak Pendekatan Saintifik Kurikulum 2013 Madrasah Tsanawiyah kelas kelas VIII.

A. Iman Kepada Kitab-kitab Allah

Salah satu pokok kepercayaan atau rukun iman dalam Islam ialah meyakini adanya kitab-kitab Allah Swt. kitab-kitab Allah Swt adalah himpunan wahyu yang diturunkan kepada para rasul-Nya untuk disampaikan kepada sekalian manusia sebagai pedoman hidup.

Allah Swt berfirman dalam surat al-Baqarah: 4

وَٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبْلِكَ

Dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu (QS 2:4)

Setiap muslim wajib beriman kepada semua kitab-kitab yang telah diturunkan kepada rasul-rasul Allah. Firman Allah Swt:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ ءَامِنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَٱلْكِتَٰبِ ٱلَّذِى نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِۦ وَٱلْكِتَٰبِ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ مِن قَبْلُ ۚ وَمَن يَكْفُرْ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَٰلًۢا بَعِيدًا

Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya (QS 4:136)

Macam-macam kitab-kitab Allah Swt yang diwahyukan kepada para rasul adalah sebagai berikut:

  1. Kitab Zabur diwahyukan kepada Nabi Daud as pada kira-kira abad ke-10 SM, di daerah Israil
  2. Kitab Taurat diwahyukan kepada Nabi Musa as pada kira-kira abad ke-12 SM, di daerah Israil dan Mesir
  3. Kitab Injil diwahyukan kepada Nabi Isa as pada permulaan abad pertama Masehi
  4. Kitab al-Qur’an diwahyukan kepada Nabi Muhammad Saw pada abad ke-6 Masehi di Mekkah dan Madinah

DALIL-DALIL dan HIKMAH BERIMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH KELAS VIII MTs

Baca juga==>>PENGERTIAN DAN SUMBER AKIDAH ISLAM

Kitab dan suhuf pada para rasul Allah

Selain empat kitab tersebut, Allah juga telah menurunkan wahyu berupa suhuf kepada para nabi terdahulu. Suhuf menurut bahasa berarti lembaran. Adapun suhuf menurut istilah adalah wahyu yang disampaikan kepada rasul, akan tetapi tidak wajib disampaikan kepada manusia. Dengan demikian, jika kita bandingan dengan kitab, suhuf relatuf lebih sedikit daripada kitab suci.

Allah Swt berfirman dalam al-Qur’an:

إِنَّ هَٰذَا لَفِي الصُّحُفِ الْأُولَىٰ صُحُفِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَىٰ(الأعلى 18-19)

Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu, (yaitu) suhuf Ibrahim dan Musa. (QS al-A’la : 18-19)

Didalam sebuah riwayat hadis disebutkan ada beberapa suhuf yang masing-masing diberikan kepada:

  1. Nabi Adam as sebanyak 10 suhuf
  2. Nabi Syits as sebanyak 50 suhuf
  3. Nabi Idris as sebanyak 30 suhuf
  4. Nabi Ibrahim as sebanyak 10 suhuf
  5. Nabi Musa as sebanyak 10 suhuf, juga menerima kitab Taurat.

B. Dalil-dalil tentang Keberadaan Kitab-Kitab Allah Swt

وَأَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ بِٱلْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ فَٱحْكُم بَيْنَهُم بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَهُمْ عَمَّا جَآءَكَ مِنَ ٱلْحَقِّ ۚ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا ۚ وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَٰحِدَةً وَلَٰكِن لِّيَبْلُوَكُمْ فِى مَآ ءَاتَىٰكُمْ ۖ فَٱسْتَبِقُوا۟ ٱلْخَيْرَٰتِ ۚ إِلَى ٱللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu.” (QS al-Maidah : 48)

DALIL-DALIL dan HIKMAH BERIMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH KELAS VIII MTs

C. Kitab-Kitab Allah yang Wajib Diimani

1. Kitab Zabur

Zabur adalah kitab suci yang diturunkan pada Nabi Daud as untuk dijadikan petunjuk dan bimbingan baginya dan umatnya. Secara bahasa, Zabur berasal dari kata Zabaro-yazburu-zabrun yang artinya tulisan. Jadi Zabur menurut arti aslinya adalah kitab tertulis.

Firman Allah dalam al-Qur’an:

وَرَبُّكَ أَعْلَمُ بِمَن فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۗ وَلَقَدْ فَضَّلْنَا بَعْضَ ٱلنَّبِيِّۦنَ عَلَىٰ بَعْضٍ ۖ وَءَاتَيْنَا دَاوُۥدَ زَبُورًا

Dan Tuhan-mu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan di bumi. Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan Kami berikan Zabur kepada Daud. (QS al-Isra’ : 55)

Zabur atau disebut Mazmur. Mazmur berisi 150 nyanyian dan pujian kepada Allah Swt atas segala nikmat-Nya, zikir, do’a, nasihat, dan hikmah.

Firman Allah dalam al-Qur’an:

وَلَقَدْ كَتَبْنَا فِى ٱلزَّبُورِ مِنۢ بَعْدِ ٱلذِّكْرِ أَنَّ ٱلْأَرْضَ يَرِثُهَا عِبَادِىَ ٱلصَّٰلِحُونَ

Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yang saleh. (QS al-Anbiyaa’ : 105)

Kitab Zabur diturunkan Allah sebagai petunjuk jalan yang lurus bagi umat nabi Daud as. Kitab Zabur juga sebagai kabar gembira bahwa bumi ini diberikan kepada hamba yang sholeh. serta sebagai pemberi peringatan agar tidak ada alasan bagi manusia untuk mengingkari adanya Allah Swt.

2. Kitab Taurat

Taurat dalam bahasa Ibrani adalah Thora. Taurat adalah kitab yang diturunkan oleh Allah Swt kepada nabi Musa as untuk dijadikan petunjuk dan bimbingan baginya dan bagi umatnya.

Firman Allah dalam al-Qur’an:

وَءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَٰبَ وَجَعَلْنَٰهُ هُدًى لِّبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ أَلَّا تَتَّخِذُوا۟ مِن دُونِى وَكِيلًا

Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): “Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku. (QS al-Isra’ : 2)

Isi utama dalam kitab Taurat adalah sepuluh perintah (The Ten Commandements) yang berisi asas-asas keyakinan (aqidah) dan asas-asas kebaktian (syariat). Sepuluh perintah itu adalah:

  1. Perintah menghormati dan mencintai Allah Swt, dengan ketaatan terhadap perintah dan menjauhi larangan-Nya.
  2. Perintah berzikir kepada Allah Swt dengan penuh hormat (khidmat dan khusuk
  3. Perintah mengkuduskan hari Allah Swt (hari sabtu, yaitu hari ke-7 setelah bekerja 6 hari dalam seminggu seminggu).
  4. Perintah menghormati kedua orang tua.
  5. Perintah menghindari pembunuhan sesama manusia.
  6. Perintah menghindari perbuatan keji.
  7. Perintah menghindari perbuatan mencuri.
  8. Perintah menghindari perbuatan berbohong atau bersaksi palsu.
  9. Perintah menghindari perbuatan cabul.
  10. Perintah menghindari perbuatan memiliki barang orang lain dengan cara yang tidak halal.

Adapun fungsi diturunkannya kitab Taurat adalah sebagai petunjuk bagi nabi Musa dan bagi Bani Israil untuk beriman kepada Allah Swt. Sedangkan tujuannya adalah: 

  • Untuk meyakinkan kepada Bani Israil, bahwa Allah Swt itu ada dan Maha Esa.
  • Agar manusia hanya menyembah Allah saja.
  • Agar manusia berbuat baik kepada ibu bapak.
  • Agar manusia tidak berlaku kasa, curang dan dusta.
  • Menghindari perbuatan memiliki barang orang lain dengan cara yang tidak halal.

2. Kitab Injil

Injil adalah kitab yang diturunkan oleh Allah Swt kepada nabi Isa as sebagai pedoman dan petunjuk hidup bagi Bani Israil.

Firman Allah Swt:

وَقَفَّيْنَا عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِم بِعِيسَى ٱبْنِ مَرْيَمَ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ ٱلتَّوْرَىٰةِ ۖ وَءَاتَيْنَٰهُ ٱلْإِنجِيلَ فِيهِ هُدًى وَنُورٌ وَمُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ ٱلتَّوْرَىٰةِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةً لِّلْمُتَّقِينَ

Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. (QS al-Maidah : 46)

Kitab Injil semula berasal dari bahasa Yunani, Euangelion yang berarti kabar gembira. Kemudian diterjemahkan kedalam bahasa Arab menjadi Injil. Makna dari kabar gembira yang dimaksud adalah karena nabi Isa as menggembirakan para umatnya dengan berita akan kedatangan Muhammad Saw sebagai utusan Allah Swt yang terakhir untuk seluruh alam. Nabi Isa as mengajarkan Injil sejak usia 30 sampai 33 tahun. Lalu beliau diangkat/diselamatkan oleh Allah Swt dari pengejaran kaum Yahudi yang ingin menyalibnya.

Isi yang tekandung dalam Injil ini berbeda dengan kitab-kitab terdahulu. Kitab Taurat mengajarkan tentang Tauhid (ke-Esa-an Allah Swt), dan kitab Zabur mengajarkan puji-pujian (zikir dan doa) kepada Allah Swt, sedangkan Injil mengajarkan tentang pembersihan jiwa-raga dan kekotoran (nafsu duniawi). Dengan kata lain, Injil mengajak manusia untuk hidup zuhud, yakni sebagai pola hidup yang tidak mengutamakan hal-hal yang bersifat duniawi.

Sebagai umat Islam kita wajib mempercayai bahwa Injil merupakan kitab dari Allah Swt yang diturunkan kepada Nabi Isa as.

2. Kitab Al-Qur’an

Al-Qur’an menurut bahasa berarti bacaan. Adapun menurut istilah adalah kalam Allah Swt yang diturunkan kepada nabi Muhammad Saw. Sebagai mukjizatnya dan bagi yang membacanya merupakan ibadah. Perlu dipahami bahwa tidak semua firman Allah Swt yang diturunkan kepada nabi Muhammad Saw adalah, karena ada juga yang disebut Hadis Qudsi.

Perbedaannya adalah bawa isi dan redaksi al-Qur’an langsung dari Allah Swt dan apabila dibaca bernilai ibadah. Adapun Hadis Qudsi, isinya dari Allah Swt, namun redaksi kalimatnya dari Nabi Muhammad Saw.

Isi pokok kandungan al-Qur’an

  1. Tauhid, yaitu mengesakan Allah Swt. Tauhid ini merupakan isi terpenting yang dikandung oleh al-Qur’an.
  2. Ibadah, yaitu semua perbuatan yang bertujuan untuk mencapai ridha Allah Swt.
  3. Janji dan ancaman, yaitu janji pahala bagi orang yang berbuat kebajikan dan ancaman berupa siksa bagi orang yang berbuat kejahatan.
  4. Hukum-hukum dan peraturan yang mengatur kehidupan manusia baik untuk kepentingan hidup di dunia maupun di akhirat.
  5. Kisah dan riwayat orang-orang terdahulu baik mengenai orang yang taat, maupun orang-orang yang ingkar kepada Allah Swt, untuk menjadi I’tibar dan suri teladan bagi umat setelahnya.

Kelebihan dan Keistimewaan al-Qur’an

Allah Swt telah banyak menurunkan kitab-kitab-Nya yaitu Taurat, Zabur, Injil, dan al-Qur’an. Allah Swt juga menurunkan suhuf Akan. tetapi, dibandingkan dengan kitab dan suhuf yang lain, al-Qur’an mempunyai banyak kelebihan dan keistimewaan, diantaranya yaitu:

  1. Al-Qur’an terpelihara kemurnian dan keutuhannya.
  2. Membacanya bernilai ibadah.
  3. Menyempurnakan kitab-kitab sebelumnya.
  4. Keindahan bahasa dan redaksinya tidak tertandingi.
  5. Al-Qur’an sebagai obat penawar hati.

Fungsi dan tujuan diturunkannya al-Qur’an

Sebelum al-Qur’an diturunkan, masyarakat Arab hidup dalam kegelapan. Mereka juga disebut masyarakat jahiliyah, karena tidak mampu memilih petunjuk dengan benar. Mereka banyak yang menyimpang dari agama tauhid yang telah diajarkan oleh nabi sebelumnya.

Setelah Nabi Muhammad Saw diutus oleh Allah Swt untuk menyampaikan al-Qur’an sebagai petunjuk hidup yang bemnar, sebagian mereka ada yang beriman dan sebagian ada yang menolak.

Dengan demikian, tujuan diturunkannya al-Qur’an adalah untuk menuntun manusia ke jalan yang benar agar selamat di dunia maupun di akhirat.

 Kitab suci al-Qur’an diturunkan oleh Allah Swt kepada Nabi Muhammad Saw berfungsi sebagai pedoman dan petunjuk hidup bagi manusia (hudan linnas).

Nama-nama lain dari kitab al-Qur’an

Al-Qur’an mempunyai nama yang cukup banyak, diantaranya adalah:

  1. Al-Kitab, Q.S Al-Baqarah:2
  2. Al-Furqan (pembeda), Q.S Al-Furqan:1
  3. Adz-Dzikr (peringatan), Q.S Al-Hijr:9
  4. Al-Huda (petunjuk), Q.S Al-Baqarah:185
  5. An-Nur (cahaya), Q.S An-Nur:40
  6. Al-Bayyinah (keterangan), Q.S Al-Bayyinah:1

DALIL-DALIL dan HIKMAH BERIMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH KELAS VIII MTs

C. Hikmah Beriman kepada Kitab-Kitab Allah Swt

Hikmah beriman kepada kitab-kitab Allah Swt:

  1. Memiliki rasa hormat dan menghargai kitab suci sebagai kitab yang memiliki kedudukan diatas segala kitab yang lain.
  2. Berusaha menjaga kesucian kitab suci dan membelanya apabila ada pihak lain yang meremehkannya.
  3. Meningkatkan keimanan kepada Allah Swt yang telah mengutus para rasul untuk menyampaikan risalahnya.
  4. Hidup manusia menjadi tertata karena adanya hukum yang bersumber pada kitab suci.
  5. Termotivasi untuk beribadah dan menjalankan kewajiban-kewajiban agama, seperti yang tertuang dalam kitab suci.
  6. Menumbuhkan sikap optimis, karena telah dikaruniai pedoman hidup dari Allah Swt untuk meraih kesuksesan baik di dunia maupun di akhirat.
  7. Terjaga ketakwaannya dengan selalu menjalankan perintah Allah Swt dan menjauhi segala larangan-Nya.

Download Buku Paket DISINI

74 views


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *