KHUTBAH IDUL FITRI 2020 M : Renungan dari Wabah Virus Corona

اللهُ اَكْبَرْ (3×) اللهُ اَكْبَرْ (3×) اللهُ اَكبَرْ (3×)
كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً لاَ إِلَهَ إِلاّاَلله ُوَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ لاَ إِلَهَ إِلاّاَلله ُوَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ المُشْرِكُوْنَ وَلَوْكَرِهَ الكاَفِرُوْنَ وَلَوْكَرِهَ المُناَفِقُوْنَ
اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ

أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لا شَرِيك لَه،  وَأَشْهَدُ أَنّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسولُه، اللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ وَعَلَى الِه وَأصْحابِهِ وَالتَّابِعينَ بِإحْسانِ إلَى يَوْمِ الدِّين

أَمَّا بَعْدُ: فَيَايُّهَا الإِخْوَان، أوْصُيْكُمْ وَ نَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنْ، قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي اْلقُرْانِ اْلكَرِيمْ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الَّشيْطَانِ الرَّجِيْم، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمْ: يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Hari ini adalah hari di mana di dalam diri kita ada luapan kebahagiaan yang bercampur dengan kesedihan, kebahagiaan di karenakan kita saat ini Insyaallah tergolong sebagai orang yang kembali kepada fitrah, orang yang Insyallah tergolong orang yang bertaqwa setelah kita melaksanakan Ibadah Puasa selama satu bulan dan shalat Tarawih setiap malam, walaupun sebagian besar ibadah kita laksanakan hanya di rumah. Tetapi tentunya tidak mengurangi kemuliaan dan keberkahan dari bulan Ramadhan. Hari ini di hari raya Idul Fitri ini, di tempat yang mulia ini sudah sepantasnya kita memohon ampun kepada Allah SWT

فَقُلْتُ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ إِنَّهُۥ كَانَ غَفَّارًا

Maka minta ampunlah kalian kepada Allah SWT  , sungguh Allah SWT  maha mengampuni,

Ketika Allah SWT   sudah mengampuni dosa dosa kita…

maka Allah SWT  berkenan memberikan hadiahnya kepada kita..

يُرْسِلِ ٱلسَّمَآءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا

Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, (berupa rizki yang berkah kepada kita semua)

وَيُمْدِدْكُم بِأَمْوَٰلٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّٰتٍ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَٰرًا

Dan di tambahkan harta demi harta, Dan di tambahkan anak-anak kepada mereka, dan akan di berikan kepada mereka  kebun-kebun (usaha-usaha yang baik di dunia) dan Allah SWT  memberikan kepada mereka sungai (sebagai pertanda rezeki yang mengalir dengan lancar)

Ini janji Allah SWT    di dalam alquran. selain itu, Allah SWT  juga menjanjikan pengampunan dan balasan berupa surga Allah SWT  yang jauh jauh lebih besar di bandingkan dengan kehidupan dunia

وَسَارِعُوٓا۟ إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا ٱلسَّمَٰوَٰتُ وَٱلْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,

الله أكبر الله أكبر الله أكبر ولله الحمد

Di samping kebahagiaan di atas tentu kita juga harus merasa sedih yang pertama karena Ramadhan bulan yang penuh berkah telah berlalu meninggalkan kita dan belum tentu kita akan berjumpa lagi tahun depan. Dan yang kedua karena Rasulullah SAW pernah bersabda:

إِذَا ظَهَرَةِ الْمَعَاصِيْ فِيْ أُمَّتِي، عَامَّهُمُ اللهُ بِعِقَابٍ مِنْ عِنْدِي

Apabila kemaksian sudah merajalela di antara umatku, maka Allah akan menurunkan azab tanpa terkecuali semua bakal kena

فَاسْئَلَةِ النَّبِيَّ أُمُ سَلَامَة

Ummu salamah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW

وَقَالَت، يَا رَسُوْلُ الله أَمَا فِيْهِمْ ناَسٌ صَالِحٌ

Ya nabi! Apa di situ tidak ada orang sholeh, tidak ada kiai, tidak ada ulama,

Apa jawaban rasulullah SAW

قَالَ، بَلَى

Orang baik adaa, orang sholeh ada.

قَالَت، كَيْفَ يُصْنَعُ بِهِمْ

Bagaimana bisa terjadi ya rosulullah, kalo orang yang berbuat maksiat di siksa wajar, pantas. Tapi kalo orang baik-baik, tidak bersalah kenapa terkena juga bencana semacam itu.

Rasululla menjawab

قَالَ، يُصِيْبُهُمْ مَعَ أَصَابَ النّاس

Ini akbiat ulah sebagian manusia.

Karena itu saudara-saudara sekalian, mengapa setiap jumat para khotib selalu mengingatkan إتق الله, إتق الله, إتق الله  jalankan perintah Allah, jauhi larangan Allah, ini diingatkan agar langit tidak runtuh, bumi tidak goyang, agar tidak turun azab dari Allah SWT.

وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً

Takutlah kamu kepada Allah terhadap satu fitnah, yang tidak hanya menimpa kepada orang-orang dholim saja.

الله أكبر الله أكبر الله أكبر ولله الحمد

Hadirin Jamaah Shalat Ied yang di rahmati Allah

Kita lihat di media, baik Internet maupun TV jumlah korban virus Corona makin hari makin bertambah. Ini tentunya menjadi bahan renungan buat pribadi kita masing-masing. Jangan lagi menyalahkan orang lain, jangan lagi menyalahkan pemerintah, jangan lagi menyalahkan siapapun, sehingga hati kita mati. Tidak bisa mengambil pelajaran dari musibah, iman kita tidak semakin meningkat di karekan kita sibuk mencari orang yang bisa kita salahkan.

Hadirin yang di rahmati Allah

Dari semua teori munculnya Virus Corona ini yang benar adalah. Ini terjadi atas izin Allah. Allah telah mengizinkan virus ini menyebar sebagai peringatan bagi kita.

إِنَّمَآ أَمْرُهُۥٓ إِذَآ أَرَادَ شَيْـًٔا أَن يَقُولَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ

Sesungguhnya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” maka terjadilah ia.

الله أكبر الله أكبر الله أكبر ولله الحمد

Hadirin Jamaah Shalat Ied yang di rahmati Allah

jika kehadiran virus ini tidak mampu menggerakkan hati kita untuk meninggalkan maksiat, jika kehadiran virus ini tidak mampu menjadikan kita hamba-hamba yang taat pada perintah Allah. Maka dengan cara apalagi hati kita akan sadar, hati kita akan taat pada perintah Allah.

Atau jangan jangan pendengaran kita, pengelihatan kita, hati kita, telah di kunci oleh Allah sehingga keberadaan virus corona yang begitu dahsyat ini tidak mampu menjadikan kita orang yang taat pada perintah Allah.

خَتَمَ ٱللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَعَلَىٰ سَمْعِهِمْ ۖ وَعَلَىٰٓ أَبْصَٰرِهِمْ غِشَٰوَةٌ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.

Semoga kita semua termasuk orang yang bisa mengambil pelajaran dari kejadian saat ini dan kita semua di golongkan dalam hamba hamba Allah yang bertaqwa dan mendapatkan janji janji Allah atas orang yang bertaqwa.

بَارَكَ الله ُلِيْ وَلَكُمْ فِيْ القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَفَعَنيِ وَاِيّاَكُمْ بِمَافِيْهِ مِنَ الذِّكْرِ الحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ. وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ

Download Versi Word dan Pdfnya di sini : KHUTBAH IDUL FITRI 2020

baca juga ==> Khutbah Jumat: Proses menjadi orang yang bertaqwa

Khutbah II

 

الله أكبر – الله أكبر – الله أكبر – الله أكبر – الله أكبر – الله أكبر – الله أكبر كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً لاَ إِلَهَ إِلاّاَلله ُوَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ لاَ إِلَهَ إِلاّاَلله ُوَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ المُشْرِكُوْنَ وَلَوْكَرِهَ الكاَفِرُوْنَ وَلَوْكَرِهَ المُناَفِقُوْنَ. الحَمْدُ لِلّهِ حَمْداً كَثِيْرًا كَماَ أَمَرَ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّ الله ُوَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ إِرْغاَماً لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَناَ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الخَلَآئِقِ وَالبَشَرِ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَباَرِكْ عَلىَ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحاَبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ المحشر. أَمَّا بَعْدُ: فَيآأَيُّهاَالحاَضِرُوْنَ. أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ المُتَّقُوْنَ.

وَاعْلَمُوْآ أَنَّ الله َأَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّابِمَلَآئِكَةِ المُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ.

فَقاَلَ تعالى فِيْ كِتاَبِهِ الكَرِيْمِ أَعُوْذُ باِلله ِمِنَ الشَّيْطاَنِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَحِيْمِ. إِنَّ اللهَ وَمَلَآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيْ يَآأَيُّهاَالَّذِيْنَ آمَنُوْآ صَلُّوْآ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. فَأَجِيْبُوْآالله َاِلَى مَادَعَاكُمْ وَصَلُّوْآ وَسَلِّمُوْأ عَلَى مَنْ بِهِ هَدَاكُم

Hadirin yang di rahmati Allah SWT .

Pada kesempatan yang berbahagia ini, marilah kita menundukkan hati kita berdoa kepada Allah SWT

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ وَالنَّاصِرِ الحَقَّ بِالحَقِّ وَالهَادِي اِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ. صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ

اَللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْآفَاتِ، وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ، وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ، وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ، وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِيْ الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ

رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِناَتِ وَالمُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ الأَحْيآءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعُ قَرِيْبٌ مُجِيْبٌ الدَّعَوَاتِ. كَ. رَبَّناَ اغْفِرْ لَناَ وَلِإِخْوَانِناَ الَّذِيْنَ سَبَقُوْناَ بِالإِيمْاَنِ وَلاَ تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِناَ غِلاًّ لِلَّذِيْنَ آمَنُوْا رَبَّناَ اِنَّكَ رَؤُوفٌ رَحِيْمٌ

Ya Allah kami kumpul di pagi hari ini, di masjid ini ya Robb,

kami berterimakasih kepadamu ya Allah,

yang mana engaku masih mentaqdirkan kami untuk bisa melaksanakan Shalat Iedul Fitri.

di mana di belahan bumi lain, di daerah lain, ada saudara saudara kami yang tidak bisa melaksanakan Shalat Iedul Fitri di masjid gara-gara corona.

Kami berterimakasih kepadamu Ya Allah karena kami bisa beribadah di masjid ini, di mana hampir dua bulan lamanya karena CORONA kami tak di bebaskan lagi untuk bersujud di rumahmu yang suci, kami tidak boleh shalat berjamaah di masjid bersama saudara seiman kami, kami tak bebas lagi mengadakan Tabligh dan Ta’lim dengan jamaah jamaah kami, kamipun tak leluasa bersilaturrahmi berjumpa, berjabat tangan dan memeluk saudara muslim kami,

Ya allah ya robb

Karena Corona, mahluk kecil tak nampak oleh mata mampu merusak tatanan kehidupan, dan ketenangan ibadah kami yang biasa.

Ya allah maaf kan kami, kami sadar ini terjadi karena kelakuan dan ulah kami.

mungkin melalui corona engkau sedang menyentil kami karena saat sebelum ini terjadi kami ada kesempatan untuk Shalat berjamaah, tapi kami memilih untuk shalat sendiri, bahkan sering kami lupa untuk  menunaikannya.

Mungkin melalui corona ini engkau sedang menegur kami karena dulu saat kami punya pilihan untuk hadir di majlis ilmu dalam taat, malah kami lebih memilih menghabiskan waktu di luar dengan sesuatu yang dekat dengan maksiat.

Mungkin melalui corona ini engkau sedang mengingatkan kami tentang arti Silaturrahmi, karena dulu saat semua ini belum terjadi, hari hari kami banyak di habiskan dengan mencaci maki, mendengki bahkan menyakiti saudara saudara kami.

Allahumma Ya Allah, ampuni dosa kami, dosa ibu bapak kami, dosa keluarga kami, dosa kamu muslimin muslimat yang hadir pada pagi hari ini berikut orang tuanya, keluarganya, dan siapapun yang dekat, dan mereka cintai dan mencintai mereka

Ya Allah jadikan pagi hari ini pagi ampunan bagi kami dan mereka, jadikan pagi hari ini pagi di kabulkannya segala keperluan kami dan mereka.

Ya Allah Jadikan pagi hari ini sebagai awal diangkatnya virus corona dari muka Bumi.

اللَّهُمَّ سَلِّمْنَا وَسَلِّمْ إِنْدُوْنِسِيَا مِنْ فِيْرُوسْ قُرُوْناَ يَأالله

Ya Allah, selamatkan kami, selamatkan ibu bapak kami, keluarga kami, kaum muslimin dan muslimat yang hadir pada pagi hari ini berikut orang tuanya, anak-anaknya, keluarganya dan siapapun yang dekat dengan kami selamaktakan kami semua dari Virus Corona

إِرْفَعْ يألله فِيْرُوسْ قُرُوْناَ مِنْ إِنْدُوْنِسِيَا

بِحَقِّ سَيِّدِنَا محمّد صلى الله عليه وسلم

و بِحَقِّ سَيِّدِنَا أبو بكر الصدق

و بِحَقِّ سَيِّدِنَا عمربن الخطاب

و بِحَقِّ سَيِّدِنَا عثمان بن عفان

و بِحَقِّ سَيِّدِنَا علي بن أبي طالب كرّم الله وجهه

اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ  مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار وَالحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ العاَلمَيِنَ

عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

Oleh :Ust. Muhammad B Ilmi (Pembina Pondok Pesantren Nurul Jadid Duripoku)

2,013 views


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *