KHUTBAH JUMAT MINGGU KE 2 SYAWAL

KHUTBAH JUMAT SYAWAL : dua kesholehan yang di ajarkan Ramadhan

KHUTBAH JUMAT SYAWAL : dua kesholehan yang di ajarkan Ramadhan – Ada dua kesholehan yang di ajarkan Ramadhan pada kita, yaitu Sholeh dalah menjalankan ibadah kepada Allah dan Sholeh dalam menjalin hubungan baik kepada sesama manusia.

KHUTBAH I

الحَمْدُ ِللهِ الَّذِي أَمَرَناَ باِلاِعْتِصَامِ بِحَبْلِ اللهِ وَالإِبْتِعاَدِ عَنِ العاَدَاتِ الجاَهِلِيَّةِ. وَالصَلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ رَسُوْلِ اللهِ مُحَمَّدٌ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَّ إِلهَ إِلاَّ الله ُوَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا نَبِيَّ الرَحْمَةِ وَقُدْوَةَ الأُمَّةِ لِنَيْلِ السَعَادَةِ فيِ الدُنْيَا وَالآخِرَةِ، 

 اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن. يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

يَاأَيُّهاَ الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَمّا بَعْد

Sidang Jamaah Jum’at yang di rahmati Allah SWT

Di Jum’at kedua Bulan Syawal ini, tentunya masih terasa di sekitar kita Nuansa Perayaan hari raya Iedul Fitri, Hari raya yang menjadi momen untuk saling maaf memaafkan, setelah berpuasa sebulan penuh selama Bulan Ramadhan. Di bulan Ramadhan kita Mempeebaiki Hubungan kita Kepada Allah Hablum minallah dan pada bulan Syawal ini, kita di anjurkan untuk saling Maaf memaafkan sesama manusia Hablun minannas.

Sidang Jamaah Jum’at yang di rahmati Allah SWT

Di Jum’at yang mulia ini pula, marilah kita mengintropeksi diri kita apakah Ibadah Ramadhan kita yang lalu di terima Allah atau justru di tolak.

Ada dua kesholehan yang di ajarkan Ramadhan pada kita, yaitu Sholeh dalah menjalankan ibadah kepada Allah dan Sholeh dalam menjalin hubungan baik kepada sesama manusia.

Pertama, Sholeh dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT

Dalam kitab “Lathaif Al-Ma’arif” di sebutkan bahwa “Kembali lagi melakukan puasa setelah puasa Ramadhan, itu tanda diterimanya amalan puasa Ramadhan.

Karena Allah jika menerima amalan seorang hamba, Allah akan memberi taufik untuk melakukan amalan shalih setelah itu.

Sebagaimana dikatakan oleh sebagian ulama, ‘Balasan dari kebaikan adalah kebaikan selanjutnya.’ Oleh karena itu, siapa yang melakukan kebaikan lantas diikuti dengan kebaikan selanjutnya, maka itu tanda amalan kebaikan yang pertama diterima. Sedangkan yang melakukan kebaikan lantas setelahnya malah ada kejelekan, maka itu tanda tertolaknya kebaikan tersebut dan tanda tidak diterimanya.

Salah satu pelajaran yang bisa kita petik adalah dari perkataan,

ثَوَابُ الحَسَنَةِ الحَسَنَةُ بَعْدَهَا

“Balasan dari kebaikan adalah kebaikan setelahnya.”

Atau perkataan yang lainnya yang diutarakan oleh Ibnu Katsir ketika membahas tafsir surat Al-Lail,

مِنْ ثَوَابِ الحَسَنَةِ الحَسَنَةُ بَعْدَهَا، وَمِنْ جَزَاءِ السَّيِّئَةِ السَّيِّئَةُ بَعْدَهَا

“Di antara balasan kebaikan adalah kebaikan selanjutnya dan di antara balasan kejelekan adalah kejelekan selanjutnya.”

Marilah kita lihat dalam diri kita masing-masing kualitas dan kuantitas ibadah kita meningkat atau justru sebaliknya,

KHUTBAH JUMAT SYAWAL : dua kesholehan yang di ajarkan Ramadhan

Hadirin yang di rahmati Allah

marilah kita lihat shalat kita, apakah masih berjamaah, di bulan Ramadhan lalu, kita mampu, kuat untuk melaksanakan Shalat Sunnah tarawih setiap malam secara berjamaah, maka selesai Ramadhan Shalat kita harus kita jaga, dan di upayakan untuk melaksanakannya secara berjamaah

di bulan Ramadhan kemarin kita mampu bangun jam 3, jam 4 untuk melaksanakan Sahur, maka setelah Ramadhan ini, kita harus mampu bangun walaupun hanya untuk melaksanakan Shalat Tahajjud 2 Rakaat,

di bulan Ramadhan lalu kita mampu berpuasa 1 bulan penuh, maka setelah Ramadhan seharusnya kita sudah terbiasa untuk melaksanakan Puasa Sunnah, terlbih lagi pada bulan Syawal ini ada perinth khusus yang di sampaikan Rasulullah tentang Puasa Syawal

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Siapa yang melakukan puasa Ramadhan lantas ia ikutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka itu seperti berpuasa setahun penuh.” (HR. Muslim, no. 1164).

Puasa syawal ini di samping menjadi salah satu bukti bahwa ibadah Ramadhan kita di terima oleh Allah SWT, juga membuktikan bahwa ibadah yang kita lakukan selama ini, ketaatan kita kepada Allah selama ini, bukan Ketaatan musiman, buka sebuah ketaatan SEMU yang hanya ada pada bulan ramdhan,

Boleh jadi Ramadhan kemarin adalah awal kita rajin Shalat

Boleh jadi Ramadhan kemarin adalah awal kita rajib berpuasa

Boleh jadi Ramadhan kemarin adalah awal kita bangun malam

Boleh jadi Ramadhan kemarin adalah awal kita rajin bersedakah,,

Tetapi Ramadhan kemarin bukanlah akhir dari Amal- Amal Sholeh yang kita lakukan, setelah justru harus semakin meingkat, semakin menigkat sehingga kita mendapatkan gelar Muttaqin (orang-oarang yang bertaqwa)

Puasa Syawal ini di laksanakan kapan saja selama bulan Syawal, boleh di laksanakan secara berurutan, boleh juga secara acak, yang penting cukup 6 hari dan di laksanakan dalam bulan syawal yang kurang 20 hari lagi habis.

Adapun niat puasa syawal adalah “Aku niat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Semoga di sisa bulan Syawal yang tinggan 20 hari ini, kita di beri kekuatan oleh Allah untuk bisa melakasanannya.

KHUTBAH JUMAT SYAWAL : dua kesholehan yang di ajarkan Ramadhan

Kesholehan kedua yang di ajarkan Ramadhan pada kita adalah Sholeh dalam menjalin hubungan baik kepada sesama manusia.

Hadirin yang di rahmati Allah

Sebagaimana kita ketahui bersama, melalui Momen Zakat Fitrah, Momen Idul Fitri Allah menagarjakan kepada kita untuk peduli terhadap sesama, kepekaan kita terhadapat penderitaan sesama manusia terutama saudara sesama muslim semakin peka, kita harusnya ikut bersedih ketika ada saudara atau  tetangga kita yang mengalami musibah.

Apalagi saat ini, kita ketahui bersama saudara kita sesama muslim di palestina sejak Ramadhan lalu mendapat serangan yang dahsyat dari pemerintah Israel. Kita sebagai ummat muslim sudah sewajarnya jika melakukan sesuatu untuk membantu mereka, minimal Doa untuk mereka, MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) dan beberapa ormas Islam mengajak seluruh Ummat islam di indonesia untuk membaca Doa Qunut Nazilah,

Di samping doa, alangkah baiknya juga jika kita ikut membantu mereka dalam bentuk bantuan uang, kita salurkan bantuan kita melalu lembaga lembaga yang jelas, lembaga – lembaga yang di percaya akan mampu meneruskan bantuan kita kepada rakyat Palestina, bisa melalui lembaga milik pemerintah, Partai ataupun ormas islam yang terpercaya.

Karena bisa jadi apa yang terjadi di palestina juga menjadi ujian persatuan bagi Ummat Islam di seluruh dunia, khusunya di Indonesia Negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia.

Berdasarkan data dari World Population Review, jumlah penduduk muslim di Tanah Air saat ini (2020) mencapai 229 juta jiwa atau 87,2% dari total penduduk 273,5 juta jiwa.

Jika 10 persen dari jumlah penduduk muslim di Indonesia saja atau sekitar 22 juta ummat muslim yang bersedekah 100 ribu saja, maka akan terkumpul dana 2.290.000.000.000 (2 Triliun 290 miliar) ini baru 10 persen dari jumlah muslim di Indonesia, bagaimana kalo lebih.

Hadirin yang di rahmati Allah

KHUTBAH JUMAT SYAWAL : dua kesholehan yang di ajarkan Ramadhan

Tentunya dana tersebut belum berarti apa apa bagi saudara kita di palestina, tetapi sudah menjadi bukti kesalehan social kita Nampak,

Menjadi bukti ibadah Ramadhan kita Nampak, sehingga sedikit banyak bisa mengurangi penderitaan saudara kita sesama muslim.

Maka melalui kesempatan ini, marilah kita membuktikan ajaran islam betul betul bisa menebarkan Rahmat bagi seluruh Alam

dengan begitu kesolehan social kita Nampak dan memberi efek pada Lingkungan sekitar kita, jika seluruh Ummat Islam mampu mengamalkan ini, maka islam benar – benar akan menjadi islam yang rahmatan Lil Alamin. Islam yang menebarkan kasih saying kepada seluruh Alam.

Demikianlah khutbah singkat yang dapat kami sampaikan, semoga kita semua di beri keistiqomahan dalam menjalankan segala perintah Allah dan di beri kekuatan dan keteguhan dalam menginggalkan segala larangan Allah SWT.

باَرَكَ اللهُ لِيْ وَلكمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ, وَنَفَعَنِيْ وَإِيّاكُمْ بِالآياتِ والذِّكْرِ الحَكِيْمِ. إنّهُ تَعاَلَى جَوّادٌ كَرِيْمٌ مَلِكٌ بَرٌّ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ.

Baca Juga ===>

KHUTBAH JUMAT BULAN SYAWAL

Download teks Khutbah Fil PDF di sini ===>

KHUTBAH JUMAT SYAWAL : dua kesholehan yang di ajarkan Ramadhan

Khutbah II

KHUTBAH JUMAT MINGGU KE 2 SYAWAL

اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى

وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. عِبَادَ اللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَر

 

3,805 views


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *