MENCARI TEMAN

ِعَنِ الْمَرْءِ لَاتَسْأَلْ وَسَلْ عَنْ قَرِيْنِه

“Tidak perlu engkau bertanya tentang keperibadian seseorang, lihat saja temannya”

فَإِنَّ اْلقَرِيْنَ بِالْمُقَارِنِ يَقْتَدِى

“karena seseorang akan mengikuti yang dilakukan teman-temannya”

فَإِنْ كَانَ ذَا شَرٍّفَجَنِّبْهُ سُرْعَةً

“bila temannya tidak baik maka jauhilah dia secepatnya”

وَاِنْ كَانَ ذَا خَيْرٍ فَقَارِنْهُ تَهْتَدِى

“bila temannya baik maka temanilah dia kamu akan mendapat petunjuk”

Teman adalah seseorang yang bersama-sama dalam menimba ilmu pada suatu lembaga pendidikan atau bekerja dalam suatu perusahaan. Karena manusia adalah mahluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri maka interaksi dengan orang lain menjadi kebutuhan dan sulit untuk dipisahkan. Tak mungkin rasanya bila kita mencari ilmu namun tidak mempunyai teman karena faktanya berjuta juta triliun manusia didunia ini.

Dalam mencari ilmu peran teman dan lingkungan sangat berpengaruh dalam keberhasilan dan kegagalan santri menggapai cita-citanya. Tidak sedikit santri yang berpotensi ahirnya gagal hanya karena salah pergaulan, maka kita harus pandai-pandai mencari teman bergaul.

Baca juga==>>SYARAT MENCARI ILMU

Teman yang baik bukan teman yang selalu menuruti semua keinginanmu tapi teman yang baik adalah teman yang mau menunjukkan jalan benar ketika kamu salah, mendukung kamu ketika kamu benar, bersama kamu ketika kamu dalam kesulitan dan merasa gembira ketika kamu senang, untuk mencari teman yang baik kamu hanya perlu melihat pergaulan dari orang yang akan kamu jadikan teman, bila teman pergaulannya baik temanilah dia. Bila teman pergaulannya tidak baik hindarilah dia secepatnya, teman yang tidak baik bagaikan bara api yang akan membakarmu menjadi abu hancur lebur tidak ada gunanya, sementara teman yang baik bagaikan pupuk yang akan mengembangkan kemampuanmu dan mendorong kamu untuk menghasilkan semaksimal mungkin kemampuanmu.

Selain itu teman yang baik itu laksana berteman dengan penjual wewangian sekalipun kamu tidak menggunakannya maka wangi itu akan melekat pada diri mu, sebaliknya teman yang buruk itu laksana tukang besi yang kita akan merasakan bau yang tidak nyaman dan percikan apinya. Perumpamaan ini tidak berarti merendahkan tukang besi. Namun, yang jelas ditekankan dalam hal ini adalah teman yang kita pilih menentukan kehidupan kita di masa yang akan datang. Maka seyogyanya kita memilih teman yang bisa menunjukkan kita ketika berbuat salah atau minimalnya mempunyai keperibadian yang baik.

53 views


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *