SEMPURNA SEBELUM TERCIPTA

سُئِلَ رسول الله صلى الله عليه وسلم : مَتَى كُنْتَ نَبِيًّا يَا رسول الله ؟ فَقَال : وَآدَم بَيْنَ الرُّوْح وَالجَسَد

Rasulullah SAW ditanya oleh seorang sahabat yang bernama Maisarah Al-Fajr : kapan engkau menjadi nabi ya Rasulullah? Rasulullah SAW menjawab: ketika Adam masih di antara ruh dan jasad”.

Lalu apa maksud hadist ini?

Para ulama’ berkata, bahwa yang di maksud sabda nabi; “ketika Adam masih di antara ruh dan jasad” adalah takdir bahwa di nobatkannya nabi Muhammad SAW menjadi Rasul ahir zaman sebelum ruh nabi Adam di tiupkan ke jasadnya dan sebelum sempurna dia tercipta sebagai manusia.

Keutamaan yang luar biasa yang di berikan Allah SWT kepada nabi Muhammad SAW, dimana para makhluk yang ada waktu itu sudah mengetahui keberadaan Rasulullah di sisi sang Khaliq, beliau diangkat menjadi Rasul bagi semua manusia sebelum tercipta sebagai manusia, bahkan manusia pertama belum tercipta.

Rasulullah SAW bersabda:

أَنَا أَوَّلُ الأَنْبِيَاء خَلْقًا وَآخِرُهُمْ بِعْثًا

“Aku adalah nabi yang pertama diciptakan dan yang terakhir di utus”.

Imam Taqyuddin Assubky berpendapat bahwa:

Ditakdirkannya nabi Muhammad SAW  sebagai seorang utusan di zaman para nabi terdahulu, bahkan sebelum zaman mereka. Berarti nabi Muhammad tidak hanya diutus untuk umat di zaman beliau hingga hari kiamat, tapi juga untuk umat dan para nabi terdahulu. itulah makna dari sabdanya:

بُعِثْتُ إِلى النَّاسِ كَافَّة

“Aku diutus untuk seluruh manusia”

Assyaikh Al-Qasthallany menyebutkan didalam kitabnya ( Almawahib ); sesungguhnya Allah SWT  ketika menciptakan nur nabi Muhammad SAW, Allah SWT memerintakannya untuk melihat seluruh nur para nabi, spontan nur nabi Muhammad SAW mengalahkan dan menutupi nur para nabi tersebut, sehingga mereka bertanya:

Ya Rob..! nur siapakah ini?

Allah SWT menjawab: ini adalah nur Muhammad ibni Abdillah, apabila kalian semua beriman kepada dia, maka kalian semua akan Aku angkat menjadi nabi.

Mereka menjawab: Kami beriman kepada dia dan kenabian dia.

Allah berfirman: Aku bersaksi atas ucapan kalian.

Mereka menjawab: Baik ya Rob.

Semoga kelak kita semua mendapatkan syafaatnya.

Amin ya Robbal ‘alamin.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ❁ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ ❁ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ ❁ نَاصِرِ الْحَقِّ بِالحَقِّ ❁ وَالْهَادِي إِلَىٰ صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيمِ ❁ وَعَلَىٰ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيمِ

Sumber: هيا بنا نقصص عن سيدنا النبي محمد صلى الله عليه وسلم

Oleh Assyaikh Abdul Wasik Baijuri

82 views


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *